SejarahUmroh Sunnah

Museum Dar Al-Madinah, Destinasi Wisata Favorit di Kota Madinah

By August 27, 2019 August 29th, 2019 No Comments

Tahun lalu, tercatat puluhan ribu pengunjung telah mengunjungi Museum Dar Al-Madinah.

Museum tersebut menjadi destinasi favorit para jamaah haji dan khususnya bagi jama’ah umrah dari Indonesia dan negara muslim lainnya.

Umroh Sunnah

Bentuk kamar Rasulullah ﷺ di Museum Dar Al-Madinah.

Museum Dar al-Madinah menampilkan karya-karya bersejarah yang berkaitan dengan kehidupan Nabi Muhammad ﷺ pada masa keemasan agama Islam. Tidak hanya itu, museum ini juga memperlihatkan ilustrasi tulisan sejarah, warisan, kehidupan sosial, dan budaya Kota Madinah lintas zaman. Para pengunjung akan mendapatkan banyak pengetahuan tentang sejarah Kota Madinah kepada para jama’ah umroh. Sehingga, tempat itu menjadi pusat pendidikan yang baik untuk anak-anak. Terlebih lagi, museum Dar Al-Madinah kerap dijadikan tempat penelitian di kota suci tersebut.

Ide untuk membangun museum Dar Al-Madinah ini datang dari Abdulaziz Kaki. Ia adalah orang yang mendirikannya ketika perluasan Masjid An-Nabawi. Saat pengerjaan itu banyak peninggalan dan artefak terpaksa dipindahkan. Abdulaziz Kaki mulai mengumpulkan peninggalan-peninggalan sejarah Islam tersebut. Ia kemudian membangun museum di Madinah. Museum yang awalnya hanya sebuah ruangan kecil, dirubah sedemikian rupa menjadi tempat yang megah dan indah.

Dr. Abdulaziz Bin Abdulrahman Kaki (right) is a Consultant at Al-Madinah Al-Munawwarah Development Commission.

Museum ini juga telah memenangkan penghargaan Internasional dari Raja Faisal dan penghargaan penting lainnya. Di dalamnya terdapat banyak koleksi buku dan artikel tentang sejarah kota Madinah. Hingga saat ini, ada lebih dari 44 buku dan karya arsitektur Kota Madinah yang sudah diterbitkan Museum Dar Al-Madinah.

Ada sekitar 2.000 artefak di ruang pameran museum. Ini termasuk barang antik, model yang sangat akurat, kerajinan tangan, manuskrip, dokumen, korespondensi, publikasi lama, perangko, foto dan karya seni yang bisa menjadi daya tarik para pelaksana umroh maupun haji. Di antara pameran museum yang paling berharga adalah koleksi besar potongan langka yang terkait dengan momen penting dalam kehidupan Nabi Muhammad dan sejarah Kota Madinah.

Beberapa Artefak di Museum Dar Al-Madinah

Museum Dar Al-Madinah secara resmi dibuka pada tahun 2011 oleh Emir Madinah, Pangeran Abdulaziz bin Majed, menyajikan sejarah Madinah dari zaman Nabi Muhammad ﷺ. Banyak potongan-potongan sejarah yang menjelaskan warisan fisik dan budaya kota Madinah. Termasuk berbagai bagian Ka’bah, koin langka yang digunakan di Kota Madinah selama era yang berbeda, tembikar kuno, naskah Islam berbahasa Arab, bahkan perhiasan dan koleksi dari era sebelum diutusnya Nabi Muhammad ﷺ.

Museum Dar Al-Madinah merupakan yang pertama dan satu-satunya di Madinah yang khusus menampilkan warisan arsitektur dan perkotaan Madinah. Ini merupakan model yang mensimulasikan sejarah Madinah dan kisah Nabi Muhammad ﷺ. Museum ini juga dilengkapi tim pemandu wisata terlatih dan berkualitas yang menguasai bermacam bahasa. Museum ini sangat cocok dan menjadi alasan utama para jama’ah umroh sebagai tujuan wisata bersejarah yang patut didatangi.

Leave a Reply

1
Assalammualaikum warohmatullohi wabarokatuh, ada yang bisa kami bantu ?
Powered by